Sahabat jadi pacar ato pacar jadi sahabat ? kebanyakan orang di sekitar kita telah menemukan cintanya dari pertama sebagai sahabat akhir nya jadi cinta. begitu pula kisah ku. dari pertama kenal di dunia maya akhir nya menjadi nyata. setiap ak pulang ak pasti main ke tempat nya. kebetulan keberadaan ku saat itu bahkan sampai saat ini jauh dari pandangan nya. dari pertama kenal aku sudah mendekatinya sebagai seorang teman. sedikit demi sedikit lontaran kata menyambut hangat persahabatan ku. lama kelamaan aku memiliki simpatik kepadanya. tapi hanya sebatas rasa simpatik. dengan rasa simpatik ku yang sudah teramat dalam akhirnya aku menyukainya. tapi tetap aku pendam.. karena ia telah memiliki sang kekasih. hari demi hari kita lalui penuh dengan canda tawa. saling bercerita yang kebanyakan ga ada ujung nya. tak lama kemudian dia putus dengan sang kekasih.. tapi disitu aku terlambat lagi.. karna dia elah memiliki kekasih barunya lagi. waktu demi waktu terus berjalan.. akhirnya rasa itu ku ungkap kan juga.demikian juga dia... kalau dia sebetulnya sayang sama ak. ough... betapa meruginya aku.. kenapa tak ku sampaikan dari dulu.. coba aku beranikan/ nekat untuk ku ungkapkan awal2 pasti skarang ini ak tak menyesal dan tak sakit seperti ini.
saat itu karna saking sayang nya aku sama dia.. akhirnya aku putus kan untuk tetap bersamanya. di angep sebagai kekasih gelap nya juga aku terima karna emang aku terlambat. di anggap aku selingkuhan nya juga silahkan. terserah apa kata orang yang penting ak suka sama dia. jujur, ak sayang dia melebihi rasa sayang ku pada mantan2 kekasih ku dulu. hanya dia yang mampu membuat ku seperti ini. betapa indahnya bila aku masih bersamanya saat ini. sayang itu cuma hayalan belaka. akhirnya kita memutuskan untuk merubah rasa ini.. meski berat terasa.. tapi itu jalan terbaik yang harus kta lakukan demi hubungan nya yang hampir sudah tak bisa di goyahkan. akhirnya kita memilih untuk sahabatan. seberapa kuatkah aku untuk menganggapnya sebagai sahabat.. sedang dia telah masuk ke dalam bagian dari hidup ku. SAHABAT JADI PACAR.. AKHIRNYA PACAR JADI SAHABAT LAGI. selanjut nya mau di jadi in apa lagi ya hubungan kita? hanya takdir yang bisa menjawab nya. kini aku pun mulai sadar dengan nya..aku terlahir bukan untuk menjadi seorang penghancur hubungan orang.. tapi kedahsyatan cinta yang membuat ku begini. tapi cinta itu hanya cerita masa lalu, kini yang ada hanya cerita sebagai seorang sahabat. skarang aku cuma bisa ambil hikmah nya dari smua itu.
pesan ku cuma 1 kepada temen yang udah baca ini..bila anda tak mau menyesal di kemudian hari.. kalau anda sayang sama seseorang. ungkapkan lah sebelum jauh. sebelum smua menjadi seperti saya. amat sangat sakit sekali bila sudah seperti saya. ibarat nasi udah menjadi basi. ga bisa di ambil apa2 nya. yang ada cuma di buang jauh2. dari pada di pendam di dalam hati,, cuma akan menyesak kan di dada. alangkah baik nya kalau smua itu di keluarkan. apapun keadaanya.. karna cinta tak memandang keadaan. dia datang dengan tiba2. cukup orang yang kita sayangi mengetahui kalau kita sayangi . itu akan membuat kita lega. setidaknya rasa itu telah tersampaikan. entah apa hasilnya itu urusan berikutnya.
NB: kalau anda marah silahkan keluarkan amarahnya.. kalau anda sedih silahkan keluarkan tangisan nya, kalau anda punya rasa silahkan ungkap kan, tapi kalau anda malu, jangan kau keluarkan kemaluan nya. hehehehhe. pisss
----
Sahabat Sejati
Ku biar kalam berbicara Menghurai maksudnya di jiwa
Agar mudah ku mengerti Segala yang terjadi Sudah suratan Ilahi
Ku biarkan pena menulis Meluahkan hasrat di hati Moga terubat segala
Keresahan di jiwa Tak pernah ku ingini
Aku telah pun sedaya Tak melukai hatimu Mungkin sudah suratan hidupku
Kasih yang lama terjalin Berderai bagaikan kaca Oh teman, maafkanlah diriku
Oh Tuhan Tunjukkan ku jalan Untuk menempuhi dugaan ini
Teman, maafkan jika ku melukaimu Moga ikatan ukhwah yang dibina Ke akhirnya
Aku tidak kan berdaya Menahan hibanya rasa Kau pergi meninggalkan diriku
Redhalah apa terjadi Usahlah kau kesali Mungkin ada rahmat yang tersembunyi







0 komentar:
Posting Komentar